Kedatangan FAMe Membuat Mereka Menangis Bahagia

Redaksi 23 Mei 2020 | 13:42 106
Kedatangan FAMe Membuat Mereka Menangis Bahagia

Dok. Mur

Pidie Raya | Menjadi kebahagiaan sendiri buat kami anggota Forum Aceh Menulis (FAMe) khususnya chapter Pidie Jaya, karena bisa ikut berbagi kepada orang orang yang sangat membutuhkan, ada beragam cara berbagi kebaikan kepada orang yang membutuhkan. Sabtu 23/05.

Tanpa terasa dampak dari virus corona sudah memasuki sekitar tiga bulan bagi perekonomian masyarakat menurun, bahkan banyak diantara mereka yang menjadi pengangguran.

Sekarang beban masyarakat bertambah lagi sudah menjadi tradisi masyarakat Aceh menyambut lebaran harus mempersiapkan beberapa hal seperti kue kue lebaran tetapi pada lebaran kali ini banyak diantara mereka tidak memenuhi hal tersebut dikarenakan ekonomi mereka terjepit, jangan kan untuk mempersiapkan keperluan untuk lebaran untuk makan sehari-hari saja rasanya sulit.

FAMe Pidie Jaya datang membawa secercah senyuman buat mereka dengan memberikan paket tribako (beras, gula dan minyak goreng).

Adapun dana yang terkumpul bersumber dari dan internal eksternal. Jumlah dana yang terkumpul saat ini adalah Rp. 15.000.000, untuk dibelanjakan paket tribako yang berisikan beras, gula, dan minyak makan itu.

"Adapun mengenai pendanaan kegiatan ini bersumber dari donatur FAMe dan masyarakat Aceh lainnya yang menyumbangkan  dananya seberapa mampu sedikit rezekinya yang penting bisa bermanfaat bagi orang lain," pungkas Mursyidah, S.Pd, sekretaris FAMe Pidie Jaya.

Alhamdulillah  mereka anggota FAMe Pidie Jaya selain tribako kami juga menyelipkan masker dan brosur cegah covid dari Pemerintah Aceh (BPBA) serta menyosilisasikan bahaya penyebaran covid-19, menyarankan untuk selalu menggunakan masker jika berpergian keluar rumah,

Pendistribusianpun dilakukan tak hanya di Pidie Jaya, tapi juga dilakukan di kabupaten induk, Pidie, sebab Pidie Jaya adalah pemekaran dari Kabupaten Pidie. 
 

Dok. Mur

Laporan Mursyidah, betapa terharu para penerima saat ia menyambangi beberapa rumah yang menurutnya layak menerima paket amanah dari anggota FAMe dan masyarakat Aceh lainnya itu, seperti seorang nenek biasa dipanggil Chik Jo di Busu, Beureunuen menangis terharu sebab ia tak mendapat bantuan apapun dari pihak lain,

Nenek itu menangis bahagia dan terharu, sebab masih ada orang yang ingat dengannya yang sudah senja dan lansia itu, sambil memeluk Mursyidah, serta mendoakan kebaikan dan rasa syukurnya kepada Allah dalam logat bahasa Aceh kental. 

Paket tribako ini diberikan kepada mereka yang tergolong warga kurang mampu dan orang-orang yang pekerjaannya terdampak wabah covid 19. Semoga dengan diberikannya paket tribako ini dapat sedikit meringankan beban mereka yang terdampak covid-19 di  Pidie dan Pidie Jaya serta Banda Aceh dan Aceh Besar.

“Terima kasih banyak atas donasi para dermawan juga atas jerih payah para relawan FAMe mengantar paket ke berbagai pelosok Pidie Jaya, Pidie, Aceh Besar dan Banda Aceh," sambung Yarmen Dinamika, sang pembina FAMe via grup chat Whatsapp

Semoga semua kebaikan dan pengorbanan ini dibalasi Allah dengan pahala dan nikmat yang berlipat ganda. Amin, tutupnya. (Mursyidah S.Pd)