Bantu Pengungsi Rohingya, Pemuda Muhammadiyah Pidie Ajak Donasi

Redaksi 30 Juni 2020 | 14:11 87
Bantu Pengungsi Rohingya, Pemuda Muhammadiyah Pidie Ajak Donasi

Mirzal Tawi.

SIGLI -- Tahun 2015 silam , para muslim Rohingya yang terjajah dan terusir dari negerinya terdampar di beberapa lokasi di Aceh. Kembali, sebanyak 94 pengungsi dari Rohingya terdampar dan diselamatkan di Aceh, Rabu (24/6) lalu. Selama berhari-hari, mereka berlayar di lautan tanpa kepastian dan di tengah ancaman pandemi Covid-19.

Ketua Pemuda Muhammadiyah Pidie, Mirzal Tawi, yang didampingi Sekjen Waled Syahrul Fuadi, mengajak masyarakat Aceh untuk membantu pengungsi Muslim Rohingya tersebut. 30/06.

"Kembali, dengan izin Allah , kita kedatangan tamu. Kapal Rohingya terdampar di Aceh Utara yang membawa 94 orang muslim etnis Rohingya sebagian besar adalah anak-anak dan wanita." ujar Syech, sapaan Mirzal.

"Mereka adalah saudara-saudara kita yang terjajah dan terusir dari tanah endatunya, mereka adalah saudara kita, karena persaudaraan islam atas dasar dua kalimah syahadat ,

Tidak ada memandang perbedaan ras, etnis, bangsa , warna kulit, keturunan atau nasab, sehingga kita punya kewajiban untuk mengulurkan tangan membantu saudara-saudara kita tersebut." ujar Mirzal Tawi. 

Protokol kesehatan Covid-19 disebut tidak boleh dilupakan sembari menolong puluhan pengungsi asal Rohingya, Myanmar ini.

Pemerintah dan masyarakat Aceh merupakan masyarakat yang religius. Bantuan kita diharap dapat meringankan beban bagi para pengungsi ini.

"Semoga Allah SWT memberikan pertolongan bagi semua pihak dan memudahkan dalam memberi pertolongan dan memenuhi kebutuhan sehari-hari warga Rohingya ini," lanjutnya.

Terkait bantuan untuk pengungsi Rohingya, Pemuda Muhammadiyah Pidie membuka "Dompet Peduli Rohingya.

"Mari kita bantu saudara-saudara kita , salurkan Infaq terbaik kita, melaluinp pengurus Pemuda Muhammadiyah Pidie, sekretariat di Masjid At Muhammadiyah Pidie atau transfer melalui nomor rekening Bank Aceh 08002036602966, a.n Mirzal Tawi, untuk konfirmasi dan informasi donasi bisa dihubungi melalui Mirzal Tawi (Hp.081139004575),  Waled Syahrul Fuadi (Hp.085260036700) dan Ustadz Sofyan (Hp.081360473265).

Untuk mencari solusi yang tepat masalah pengungsi Rohingya ini, Mirzal Tawi mengaku bukan perkara mudah. Dibutuhkan kebijakan dan koordinasi dari berbagai pemangku kepentingan agar bisa terlaksana dengan baik.

Saat ini, puluhan Muslim Rohingya ini ditampung di bekas Kantor Imigrasi Lhokseumawe, Gampong Kuala Lancok, Kecamatan Stamtalira Bayu, Aceh Utara.

Mereka ditampung sementara dan menjalani tes cepat Covid-19 untuk memastikan kondisi kesehatan mereka di tengah pandemi sekarang ini. Kebutuhan makan mereka pun dipenuhi.

"Para pengungsi saat ini ditampung di bekas Kantor Imigrasi Lhoksemauwe, Blang Mangat, Aceh Utara.

Fokus utama sekarang adalah pemenuhan kebutuhan dasar, pemberian penampungan sementara, dan pelayanan kesehatan.

Hal-hal tersebut dilakukan dengan memastikan berlakunya protokol kesehatan guna mencegah penularan virus Covid-19 di kalangan migran etnis Rohingya dan juga masyarakat setempat," pungkas Mirzal Tawi. (Waled)