Mahasiswa Subulussalam Demo di Kantor BPN Perwakilan Aceh

Redaksi 19 Februari 2021 | 06:13 16
Mahasiswa Subulussalam Demo di Kantor BPN Perwakilan Aceh

Mahasiswa Subulussalam Demo Kantor BPN Perwakilan Aceh

Banda Aceh - Sejumlah pemuda yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Sada Kata (AMM - SAKA) menyembangi kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Perwakilan Aceh Kamis, 18/02/2021.

Kedatangan mahasiswa itu untuk mempertanyakan status izin perkebunan HGU PT Laot Bangko yang telah habis masa izin HGU pada tanggal 31 Desember 2019  lalu serta hak dak kewajibannya.

Muzir dalam orasinya mengatakan perusahaan PT Laot Bangko masih beroperasi sampai saat ini, padahal menurutnya izin nya telah berkahir.

Muzir menegaskan agar aktivitas perusahaan diberhentikan sementara menunggu terbitnya izin HGU perusahaan tersebut.

"Jangan ada permainan antar perusahaan dan pemerintah, semua harus transparan, agar kita tidak memelihara mafia HGU yang dapat merugikan masyarakat setempat" pungkas Muzir

Sementara itu korlap aksi AMM SAKA yang bertemakan Lock Downkan PT Laot Bangko meneriakan banyak masyarakat yang tertindas akibat belum selesainya ganti rugi lahan,

Bahkan sambungnya lagi perusahaan PT Laot Bangko melakukan penggarapan hingga ke daerah aliran sungai dan itu bertentangan dengan Undang-undang sesuai peraturan pemerintah nomor 37 tahun 2012 tentang pengelolaan DAS.

"Ia juga mengatakan selama 30 tahun berdiri perusahaan PT Laot Bangko belum juga merealisasikannya kebun plasma bagi masyarakat, padahal itu adalah kewajiban perusahaan." Tandas Irsadi

Usai melakukan orasi selama 30 menit, masa pun di undang audiensi di lobi gedung BPN bersama Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Aceh. (MMM)