SPMA Bireuen Nilai Bupati Tidak Serius Hentikan Bimtek

Redaksi 10 Juni 2021 | 13:26 9
SPMA Bireuen Nilai Bupati Tidak Serius Hentikan Bimtek

Foto : Istimewa

BIREUEN | Koranindependen.co -- Pengurus Sekolah Pemimpin Muda Aceh (SPMA) Kabupaten Bireuen meminta Bupati Bireuen, Dr.Muzakkar A.Gani,SH.,M.Si, agar serius memberhentikan segala jenis Bimtek di Bireuen dalam hal mengingat keadaan masih dalam suasana Covid-19.

Hal itu dikatakan Arifandi,  Pengurus SPMA Bireuen kepada awak media, Kamis (10/06/2021), mengacu pada Surat Edaran Bupati sendiri dan informasi yang diketahui telah dihentikan sekali maka sudah sepantasnya bupati Bireuen untuk mengambil langkah tegas terhadap siapa saja yang tidak mendengar Surat Edarannya terkait penundaan Bimtek.

"Apa lagi Bupati Bireuen Sudah mengeluarkan surat edarannya untuk di hentikan bimtek dan pelatihan di kabupaten Bireuen karena keadaan masih mewabahi Virus Corona , bahkan surat tersebut di tujukan dan tembusannya kepada para camat yang ada di kabupaten Bireuen serta kepada Badan Kerja Sama Antar Desa (BKAD)",tuturnya.

Tambahnya, jikapun ada pihak yang bersikeras menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek), maka perlu diberikan sanksi atau efek jera sehingga tidak terkesan membiarkan

"Jika Bupati Bireuen tidak serius dalam menghentikan kegiatan Bimtek, maka Surat Edaran tersebut dianggap tidak berlaku dan hemat kami sama juga Bupati tidak mencerminkan seorang Bupati yang tegas dalam hal menerapkan Edarannya",tutur Arifandi kesal.

Apa lagi, Kemarin dan hari ini acara Edukasi untuk Satgas Covid-19 menggunakan Dana Desa tetap saja berlanjut di 2 tempat berbeda, Kota Juang dan Peusangan, hal ini disebabkan lemah dan atau tidak serius Bupati dalam hal menghentikan Bimtek. (Yusri).