YLBH AKA Nagan Raya Minta Pemkab Berikan Sanksi Kepada Perusahaan Yang Melakukan Pencemaran

Redaksi 10 Juni 2021 | 15:48 28
YLBH AKA Nagan Raya Minta Pemkab Berikan Sanksi Kepada Perusahaan Yang Melakukan Pencemaran

Foto : Isitimewa

NAGAN RAYA | Koranindependen.co -- Yayasan Lembaga Bantuan Hukum dan Advokasi (YLBH-AKA) Nagan Raya meminta pihak Pemerintah Nagan Raya serius evaluasi pencemaran lingkungan yang dilakukan oleh perusahaan Sawit yang beroperasi di Nagan Raya. Jika ditemukan pelanggaran hukum, harus diberi sanksi yang tegas baik secara administrasi, perdata maupun pidana sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Rahmat Azhari, S.H tim advokasi YLBH AKA Nagan Raya. Menurut YLBH AKA Nagan Raya, masalah pencemaran limbah Sawit yang terjadi di  Aliran sungai yang terjadi di Desa Babah Dua Kecamatan Tadu Raya, Nagan Raya akan berdampak terhadap udara (polusi udara), kondisi sungai ditemukan air hitam yang pekat yang merupakan pencemaran.

Dengan demikian agar dampak dari keberadaan limbah kelapa sawit tidak meluas atau lebih parah maka harus dilakukan penanganan yang tepat terhadap limbah tersebut YLBH AKA Nagan Raya meminta Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten (DLHK) Nagan Raya untuk segera melakukan langkah-langkah yang tepat guna menindaklanjuti keluhan warga terhadap Pencemaran Limbah Sawit yang diduga milik PT Beurata Subur Persada (BSP)

Pemerintah Kabupaten Nagan Raya  harus mengevaluasi terhadap korporasi yang melakukan Pelanggaran Hukum. Jika ditemukan pelanggaran, harus diberikan sanksi yang tegas, baik secara administrasi,Perdata maupun pidana. Ini menjadi penting untuk memberikan efek jera terhadap korporasi yang sengaja ataupun karena kelalaiannya yang menyebabkan terjadinya pencemaran lingkungan. (ImDa).