Ceramah Agama Tentang Perkara Wajib Disegerakan, Oleh Teungku Armisli, S.Pd.i

Redaksi 19 Februari 2021 | 05:30 17
Ceramah Agama Tentang Perkara Wajib Disegerakan, Oleh Teungku Armisli, S.Pd.i

Ceramah Agama Tentang Perkara Wajib Disegerakan, Oleh Teungku Armisli, S.Pd.i (Red)

Abdya - Ceramah agama oleh Ustadz Armisli,S.Pd.i di sebuah pesta pernikahan mendapat rasa simpati para tamu undangan dan masyarakat dalam Desa Alue Sungai Pinang, Kecamatan Jeumpa Kabupaten Aceh Barat Daya, Selasa 16 Februari 2021 malam.

Ceramah dengan tema Sosial Masyarakat dan Pernikahan tersebut berjudul PERKARA YANG WAJIB DISEGERAKAN disampaikan langsung oleh Pimpinan pondok pesantren Baburrahmah Kecamatan Kuala Batee Kabupaten Abdya, Ustadz Armisli,S.Pd.i atau dikenal dengan sebutan Abon Armisli alias Abon.

Abon Armisli dalam ceramahnya menjelaskan lima (5) hal yang menjadi perkara penting dan itu harus disegerakan,

"Pertama menikahkan perempuan yang sudah baligh, seperti perempuan dewasa yang belum datang jodoh, maka walinya perlu membantu mencarikan jodoh,

Hal ini di upayakan untuk menghindari fitnah masyarakat, sedangkan laki-laki yang sudah dewasa atau sudah mampu maka segeralah menikah," ucap Abon

Selain tentang pernikahan, Abon Armisli menyebut hal kedua yang harus disegerakan yaitu memuliakan tamu, sebagai contoh Abon menerangkan, dalam islam tamu merupakan orang yang harus diutamakan saat mereka hadir,

"Sangat banyak keberkahan yang didapatkan dengan hadirnya tamu, walau demikian para tamu harus memahami kondisi dan situasi saat berkunjung, jangan sampai memberatkan orang rumah" terang Abon.

Tiga hal lainnya Abon Armisli menyebut yaitu membayar hutang, menyelenggarakan jenazah dan bertaubat, semuanya disampaikan dalam satu waktu berdurasi dua jam, sambil berceramah Abon memancing galak tawa sehingga para hadirin menghadiahi tepuk tangan meriah disebabkan ucapan beliau yang khas dan berkonotasi menghibur.

Selama ceramah Agama berlangsung, tidak ada satu orangpun yang meninggalkan lokasi, Abon Armisli pun menyinggung tentang sosial kemasyarakatan, salah satunya hadirnya Herry Center di Kabupaten Aceh Barat Daya yang menyentuh perhatian para tamu,

"Hati siapa yang tidak terketuk oleh sikap seorang pemuda saat ini, mau berkorban untuk membantu masyarakat dengan menyediakan ambulance gratis, dan itu beroperasi serta siap melayani masyarakat Abdya selama 24 jam" sebut Abon.

Taufiq salah seorang masyarakat Desa Alue Seulaseh yang secara kebetulan menghadiri undangan membenarkan apa yang diucapkan Abon Armisli dalam pidatonya,

"Benar sekali, saya sendiri sudah merasakan bagaimana Allah telah memberikan kelapangan bagi masyarakat Abdya, apalagi dengan hadirnya Herry Center, kita pun boleh menyuarakan kebaikan ini," jelas Taufiq kepada Koran Independen. (Redaksi)